Pages

Jumat, 19 November 2010

Harry Potter 7

Siapa pun yang sudah melahap habis tujuh buku Harry Potter pasti tahu bahwa Harry Potter and the Deathly Hallows memiliki mood paling gelap dibanding enam buku sebelumnya. Sepertinya mood ini berhasil dipertahankan sutradara David Yates dalam adaptasi filmnya. Sepanjang film, nuansa gelap dan muram sangat terasa, mulai dari tone warna, dialog, hingga musik scoring. Sulit dipercaya bahwa sembilan tahun yang lalu seri film ini dimulai dengan sebuah film keluarga yang ditonton banyak anak-anak.



Tentunya film dibuat lebih "gelap" bukan tanpa alasan. Seri sebelumnya (Harry Potter and the Half-Blood Prince) diakhiri dengan kematian Albus Dombledore. Maka The Deathly Hallows dimulai dengan memperlihatkan kekacauan dunia sihir dan dunia muggle sepeninggal Dumbledore. Kementrian Sihir diambil alih Death Eater (alias Pelahap Maut), muggle dan penyihir "berdarah lumpur" ditangkap dan dibunuh, bahkan demi melindungi keluarganya, Hermione sampai harus menghapus dirinya dari ingatan kedua orang tuanya.

Kalau itu masih kurang "muram", di 30 menit pertama sudah ada satu tokoh yang tewas, dan satu lagi yang terluka parah. Bahkan pesta pernikahan Bill Weasley dengan Fleur Delacour pun tak berhasil menciptakan suasana suka cita di kediaman keluarga Weasley.

Dari situ, fokus film berpindah pada petualangan Harry, Ron, dan Hermione mencari dan menghancurkan horcrux. Horcrux adalah jimat berisi potongan jiwa Lord Voldemort -- total berjumlah tujuh buah -- yang jika semuanya berhasil dihancurkan, tamatlah riwayat Sang Pangeran Kegelapan. Tentunya mencari horcrux bukan hal yang mudah, karena tak ada satu pun dari mereka yang tahu apa bentuk horcrux-horcrux tersebut. Dan jika sudah berhasil ditemukan pun, tak ada yang tahu bagaimana cara menghancurkannya.
“Sulit dipercaya bahwa 9 tahun yang lalu seri ini dimulai dengan sebuah film keluarga yang ditonton banyak anak-anak.”Satu lagi penanda tiga penyihir ini sudah beranjak dewasa adalah adegan ciuman yang semakin berani”


Situasinya makin rumit karena kali ini tiga sekawan penyihir ini tak mendapat bantuan sama sekali dari pihak luar, bahkan dari keluarga mereka sendiri. Harry dkk terpaksa tinggal di tenda, berpindah-pindah tempat supaya tak mudah terlacak. Maklum saja, wajah Harry sudah tersebar di seluruh penjuru kota dalam selebaran bertuliskan 'Wanted'. 

Masalah juga timbul saat Ron -- yang diam-diam jatuh cinta pada Hermione -- merasa cemburu dengan kedekatan Harry dan gadis pujaannya. Beban Ron di perjalanan ini memang tak ringan. Bukan saja merasa tersisih dari Harry dan Hermione yang sering menghabiskan waktu bersama, Ron juga tak pernah melepaskan pendengarannya dari siaran radio gerilya. Radio ini tak memutarkan musik, melainkan memberi informasi tentang siapa saja penyihir yang dinyatakan hilang, dan siapa saja yang terbunuh.

"Aku mendengarkan untuk memastikan nama Ginny, Fred and George, atau ibuku tak disebut," ujar Ron saat Harry memintanya mematikan radio.

Heart-breaking, isn't it?
Tapi jangan khawatir, di tengah segala kesedihan dan ketegangan film, kita masih akan dibuat tertawa dengan humor-humor khas Harry Potter. Pengocok perut paling utama tentu saja adalah Ron, yang dari dulu dikenal suka melontarkan pernyataan-pernyataan konyol. Belum lagi usahanya memikat hati Hermione yang bukan jadi romantis tapi malah mengundang tawa. 

Lalu jika Anda masih membayangkan Harry dkk sebagai bocah-bocah imut siswa sekolah Hogwarts, hapuskan imej itu dari pikiran Anda. Daniel Radcliffe kini berusia 21 tahun, Rupert Grint -- pemeran Ron -- sudah pernah melakukan adegan sex di film Cherry Bomb (2009), sedangkan Emma Watson... Ah, masih perlukah saya beri tahu seperti apa rupa Emma Watson saat ini?

Satu lagi penanda tiga penyihir ini sudah beranjak dewasa adalah adegan ciuman yang semakin "berani". Bukan lagi sekadar kecupan di bibir, tapi french kiss panjang dan penuh gairah, yang menampilkan Emma Watson topless.

Jadi jelaslah sudah, Harry Potter and the Deathly Hallows: Part I memang bukan film anak-anak. Logikanya sih, anak-anak SD yang dulu menonton Harry Potter and the Sorcerer's Stone di tahun 2001 pun kini telah beranjak remaja. 

Oh ya, kenapa ada embel-embel "Part I" pada judul film? Tidak lain karena buku terakhir dari seri Harry Potter ini memang diangkat ke dalam dua film. Mungkin terlalu banyak detail yang tak boleh terlewatkan sehingga jika semuanya dimuat ke satu film bisa-bisa durasinya jadi lima jam. Maka berakhirlah Harry Potter and the Deathly Hallows: Part I pada sebuah adegan klimaks yang menampilkan Lord Voldemort. Penonton pun dibuat geregetan dan penasaran karena harus menunggu sambungan ceritanya -- Harry Potter and the Deathly Hallows: Part II -- yang baru akan dirilis Juli 2011.

Dan saat saya menyaksikan film ini di pemutaran perdananya di Jakarta, begitu film berakhir, seluruh penonton bertepuk tangan panjang.

Rabu, 17 November 2010

Para Ahli Astronomi Temukan Lubang Hitam Baru

Satu ledakan bintang pada 30 tahun yang lalu di dekat galaksi diduga menciptakan lubang hitam baru, demikian laporan para ahli astronomi, Senin.
Pengamatan yang dilakukan melalui sinar infra mengatakan supernova yang dijuluki SN 1979C merupakan lubang hitam yang sedang terbentuk, ujar sebuah regu ahli astronomi yang berasal dari Amerika Serikat dan Eropa.
"Jika perkiraan kami benar, itu merupakan contoh terdekat bagi pengamatan penciptaan sebuah lubang hitam," ujar seorang ahli Astrofisika dari Harvard-Smithsonian Center di Massachusetts, Daniel Patnaude, yang memimpin penelitian itu.
Seorang ahli astronomi amatir dari Maryland, Gus Johnson, menemukan supernova pada 1979 di tepi sebuah galaksi yang bernama M100, kemudian para ahli astronomi lain meneliti hal tersebut setelah penemuannya. Cahaya dan sinar infra dari pecahan telah memakan waktu selama 50 juta tahun untuk menuju ke bumi dengan kecepatan cahaya sebesar 300.000 kilometer per-detik atau sekitar 10 triliun kilometer per-tahunnya.
Pusat Pengamatan Sinar Infra Chandra milik NASA, Badan Antariksa Eropa XMM-Newton, dan Pusat Pengamatan Rosat milik Jerman telah menyaksikan bahwa itu memancarkan sumber sinar infra stabil yang terang.
Analisis sinar infra mendukung ide bahwa benda yang diamati merupakan lubang hitam dan itu juga akan menarik masuk benda yang jatuh dari sebuah supernova atau mungkin dari bintang kembar, ujar para ahli astronomi.
Para ilmuwan percaya bahwa lubang hitam dapat tercipta melalui beberapa cara yang dalam hal ini karena sebuah bintang yang berukuran sekitar 20 kali massa dari Matahari yang akan menjadi supernova dan kemudian meledak menjadi beberapa benda yang padat yang menghisap benda-benda di sekitarnya kedalam inti lubang hitam itu.

Durian Asli Indonesia Terancam Punah

Beberapa jenis pohon durian (Dariozibetinus) untuk yang bisa dimakan buahnya yang asli Indonesia, kini mulai terancam punah dan ini kalau tidak ada perhatian bukannya tidak mungkin akan hilang.
Untuk sementara jenis durian yang sudah terancam punah diantaranya "Durian Sukun" yang merupakan induknya "Durian Montong" yang selama ini sangat dikenal kelesatannya oleh para penggemar buah tersebut, kata Dr.Ir Endang Yuniastuti Msi peneliti tanaman tersebut asal Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) di Solo, Senin.
Untuk Durian Sukun ini aslinya dari Matasih, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, dan pohon induknya di daerah ini sekarang tinggal beberapa batang saja.
Jenis tanaman yang bernilai ekonomis tinggi ini perlu diselamatkan agar tidak punah. Meskipun di tanah air ini ada 100 spesies durian lebih.
"Di Indonesia ini banyak spesies durian ya kalau dihitung ada sekitar 100 lebih spesies durian termasuk durian yang tidak enak dimakan buahnya," katanya.
Untuk menyelamatkan buah durian ini LPPM UNS akan mengembangkan kebun plasma nifah yang bekerjasama dengan keluarga Djahuri di dusun Kuripan, Kelurahan Wonolopo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang.
"Keluarga Djahuri yang memiliki lahan seluas sekitar 48 hektare di daerah tersebut sebenarnya telah mengembangkan tanaman pohon durian tetapi belum maksimal. Untuk itu melalui kerjasama dengan LPPM UNS diharapkan akan bisa membawakan hasil yang cukup bagus.
Untuk pengembangan tanaman durian di lokasi ini nantinya akan ditanam berbagai macam durian yang buahnya produktif dan mempunyai nilai jula tinggi seperti durian merah asal Banyuwangi, Jawa Timur, durian orient asal Kalimantan dan lain-lain.
Menyinggung mengenai masalah tanah dan ketinggian lokasi, Endang mengatakan di sini cocok dan bisa hidup untuk buah durian. Untuk menanam pohon durian ketinggiannya minimal harus diatas 500 meter dari permukaan air laut.
Untuk pengembangan kebun plasma nifah di lokasi tersebutm nantinya juga tidak hanya akan ditanamai buah durian tetapi juga tanaman buah pendukung lainnya, seperti manggis, rambutan dan lain-lain serta akan lebih menonjolkan untuk edukatifnya.
"Ya kami berharap bagi para wisatawan yang datang ke sini nantinya tidak hanya menikmati buah durian atau lainnya, tetapi juga bisa belajar untuk bercocok tanam buah-buahan yang baik dan sehat," kata penelitia asal UNS itu.
Ny Sri Murwati yang didampingi putranya Gautama pemilik kebun tersebut menyambut baik untuk ajakan kerjasama dengan pihak LPPM UNS dalam rangka mengembangkan tanaman tersebut.
Untuk di kebunnya sekarang sudah ada 500 pohon durian montong dan 1000 lebih untuk durian lokal, dan untuk memelihara tanaman buah terbut diperlukan paling sedikit dana Rp10 juta/tahun.
"Kami sangat senang ajakan dari LPPM UNS itu apalagi yang akan di tonjolkan tentang edukasinya dan ini memang yang menjadi impian kami sekeluarga," katanya.
Untuk buah durian yang ada di tanah air sebenarnya tidak kalah dengan durian-durian Bangkok. "Jangan heran kalau nanti pengembangan ini sudah bisa jadi karena sebenarnya untuk teknologi pengembangan itu semua kita juga bisa dan tidak kalah dengan negara lain," kata Endang.

Sabtu, 13 November 2010

Kungfu Panda 2 "Sesuatu Dari Masa Lalu Po"

Kalau dulu, menjadi seorang pendekar sakti hanyalah sebuah impian, kini Po (Jack Black) benar-benar menjadi seorang pendekar. Sayangnya, terwujudnya impian ini juga membawa konsekuensi bagi Po. Ia tak boleh bermalas-malasan. Ia harus berlatih keras. Dan yang lebih penting lagi, Po harus bisa melindungi rakyat kecil yang tertindas. Tapi benarkah menjadi pahlawan pelindung rakyat kecil seperti itu hanya bisa dicapai dengan belajar Kung Fu?


                    (c) Paramount Pictures

                     Pemain: Jack Black, Dustin Hoffman, Angelina Jolie , Gary Oldman, Lucy Liu, Jackie Chan , David Cross, Seth Rogen, James Hong, Michelle Yeoh, Jean-Claude Van Damme, Victor Garber
SinopsisKalau dulu, menjadi seorang pendekar sakti hanyalah sebuah impian, kini Po (Jack Black) benar-benar menjadi seorang pendekar. Sayangnya, terwujudnya impian ini juga membawa konsekuensi bagi Po. Ia tak boleh bermalas-malasan. Ia harus berlatih keras. Dan yang lebih penting lagi, Po harus bisa melindungi rakyat kecil yang tertindas. Tapi benarkah menjadi pahlawan pelindung rakyat kecil seperti itu hanya bisa dicapai dengan belajar Kung Fu?
Setelah pertempuran seru beberapa waktu yang lalu, kini Po bersama Master Shifu (Dustin Hoffman), Master Tigress ( Angelina Jolie ), Master Viper (Lucy Liu), Master Monkey ( JJackie Chan ), Master Mantis (Seth Rogen), dan Master Crane (David Cross) bisa bernafas lega. Valley of Peace sudah kembali tenteram dan damai. Celakanya, itu tak berumur lama karena muncul kabar yang mengharuskan para pendekar sakti ini turun gunung.
Ada kabar kalau Lord Shen (Gary Oldman) ternyata memiliki sebuah senjata rahasia yang sangat berbahaya. Dengan senjata ini, sang raja berusaha menguasai seluruh negeri dan berencana menghancurkan ilmu bela diri Kung Fu. Untungnya, para pendekar sakti ini mendapat bantuan dari The SoothSayer (Michelle Yeoh), Master Skunkman (James Woods), Master Croc (Jean-Claude Van Damme), dan Master Thundering Rhino (Victor Garber). Maka mulailah perjalanan panjang para pendekar ini untuk mencari Lord Shen dan menggagalkan rencana jahat raja itu. Dan untuk itu sepertinya Po harus kembali menelusuri masa lalunya dan mencari senjata untuk melawan Lord Shen

Jumat, 12 November 2010

The Football

Ini bukan football (Sepak Bola) tetapi The Football tas yang selalu mengiringi Presiden Amerika.

Football Nuklir (juga disebut Football Atom, Presiden Darurat Satchel, Tombol, Tombol Merah, Kotak Hitam, atau hanya Football The) adalah sebuah tas hitam, isi yang akan digunakan oleh Presiden Amerika Serikat 
Amerika untuk mengesahkan serangan nuklir saat jauh dari pusat komando tetap, seperti situasi Gedung Putih. Ini berfungsi sebagai hub mobile dalam sistem pertahanan strategis Amerika Serikat.
A briefcase at the United Nations, 2009
Menurut sebuah artikel di Washington Post, Presiden selalu disertai oleh seorang pembantu militer membawa "The Football" dengan kode peluncuran senjata nuklir. Ini adalah logam Zero Halliburton tas dibawa dalam sebuah "jaket" kulit hitam.Paket beratnya sekitar 45 pound (~ 17 kilogram). Sebuah antena kecil menonjol dari kantong dekat gagang.Dalam bukunya Breaking Cover, Bill Gulley, mantan direktur Gedung Putih Militer Kantor wroteAda empat hal di Football. Buku Hitam berisi opsi pembalasan, buku daftar lokasi situs diklasifikasikan, folder manila dengan delapan atau sepuluh halaman dijepit bersama-sama memberikan gambaran prosedur untuk Sistem Penyiaran Darurat, dan sebuah kartu tiga-by-lima inci dengan kode otentikasi. Buku Hitam itu sekitar 9 dengan 12 inci dan memiliki 75 halaman lepas dicetak dalam warna hitam dan merah.Pada halaman 'penting' listing tanggapan mungkin untuk serangan nuklir, opsi pembalasan muncul dalam warna merah dan diberi label: '. Rare, Medium atau Well Done' Buku dengan lokasi situs diklasifikasikan adalah tentang ukuran yang sama dengan Buku Hitam, dan hitam. Ini berisi informasi di situs di seluruh negara di mana presiden dapat diambil dalam keadaan darurat.

Jika Presiden (yang Commander-in-Chief) memutuskan untuk memerintahkan penggunaan senjata nuklir, ia akan diambil minggir oleh para "pembawa" dan tas terbuka. Kemudian sinyal perintah siaga akan diterbitkan kepada Kepala Staf Gabungan. Presiden kemudian akan meninjau pilihan menyerang dengan ajudan dan memutuskan rencana yang dapat berkisar dari rudal jelajah tunggal untuk meluncurkan beberapa ICBM. Ini adalah perang preset rencana dikembangkan di bawah SIOP (Single Terpadu Rencana Operasional) yang pada satu waktu mewakili seluruh gabungan AS / rencana Inggris untuk "Membongkar" Uni Soviet dengan menggunakan senjata nuklir. Tidak diketahui jika menggunakan satcom (komunikasi satelit), VLFT (transmisi frekuensi sangat rendah) atau VHFT (sangat transmisi frekuensi tinggi), walaupun koper telah terlihat dengan antena menonjol dari mereka pada lebih dari satu kali. Selanjutnya, dengan menggunakan teknologi komunikasi apapun tas telah, ajudan kemudian akan mungkin melakukan kontak dengan Pusat Komando Militer Nasional atau, dalam situasi serangan balasan, beberapa perintah posting udara (yang mungkin terbang Boeing E-4B) dan / atau kapal selam bersenjata nuklir .

Sebelum pesanan dapat diproses oleh militer, Presiden harus secara positif diidentifikasi dengan menggunakan kode khusus yang dikeluarkan pada kartu plastik, dijuluki "biskuit". Amerika Serikat memiliki aturan dua orang di tempat, dan. Sementara hanya Presiden dapat memesan pelepasan senjata nuklir, pesanan harus dikonfirmasi oleh Sekretaris Pertahanan. Setelah semua kode miliki. diverifikasi, militer akan mengeluarkan perintah serangan ke unit yang tepat. Perintah ini diberikan dan kemudian kembali diverifikasi untuk keaslian.The Football yang dibawa oleh salah satu ajudan berputar militer presiden (satu dari masing-masing dari lima cabang layanan). Mereka kadang-kadang secara fisik melekat pada tas melalui kabel keamanan di sekitar pergelangan tangan. Orang ini adalah seorang perwira bertugas di militer AS, pay-grade O-4 atau di atas, yang telah mengalami latar belakang yang paling ketat bangsa kita periksa (Yankee Putih). ini petugas bersenjata diperlukan untuk menjaga The Football dalam akses yang siap Presiden setiap saat. Akibatnya, seorang pembantu, sepak bola di tangan, selalu baik berdiri atau berjalan di dekat Presiden atau naik di Air, Force One Marine One, atau iring-iringan mobil presiden dengan Presiden.Ada tiga seperti "The Football" ada. Perjalanan pertama dengan Presiden, sebuah cadang disimpan di Gedung Putih, dan yang ketiga adalah dengan Wakil Presiden.

Namun penggunaan saat ini muncul dalam setelah krisis misil Kuba, ketika John F. Kennedy khawatir bahwa seorang komandan Soviet di Kuba akan meluncurkan rudal mereka tanpa otorisasi dari Moskow.Ini telah dinyatakan dalam sebuah artikel berita Associated Press bahwa julukan "The Football" berasal dari sebuah rencana serangan kode nama "Dropkick". Nama panggilan telah menyebabkan kebingungan untuk sifat dan bahkan membentuk perangkat. Dalam seri novel grafis Watchmen, Presiden Richard Nixon, fictionally digambarkan sebagai masih menjadi presiden pada tahun 1985, telah digambarkan dengan "Nuclear Football" literal sebuah perangkat logam berbentuk seperti bola diborgol pergelangan tangannya. Meskipun tidak pernah secara eksplisit menyatakan apa itu, itu tersirat bahwa perangkat merupakan sumber aktivasi elektronik untuk opsi nuklir.

Selama Presidensi mereka, baik Jimmy Carter dan Ronald Reagan lebih suka menjaga kode peluncuran di saku jaket mereka. Pada suatu kesempatan, Jimmy Carter meninggalkan kode peluncuran nuklir di jas ketika dikirim dalam untuk membersihkan kering. Congressman. John Kline menjabat sebagai kolonel di Korps Marinir Amerika Serikat dan membawa sepak bola untuk Presiden Carter dan Reagan.Pada kesempatan itu Presiden telah meninggalkan ajudannya membawa sepak bola di belakang. Hal ini terjadi untuk Presiden Richard Nixon, Gerald Ford, Jimmy Carter, George HW Bush dan terakhir Bill Clinton pada tanggal 24 April 1999. Tidak ada satupun dari kasus-kasus adalah integritas sepak bola dilanggar. sepak bola itu terpisah dari Ronald Reagan segera setelah usaha pembunuhan 1981 terhadap dirinya.

Entri Lain

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Menu

free counters Protected by Copyscape Duplicate Content Finder blog-indonesia.com
widgets

Followers