Pages

Selasa, 21 Desember 2010

10 Binatang Terpintar di Bumi Saat Ini


1. Laba-Laba 
Laba-laba ini banyak mendiami daerah kritis di daratan Afrika, Asia, dan Australia. Laba-laba ini telah mendapatkan predikat dari para ilmuwan sebagai serangga paling cerdas di dunia. Dari berbagai macam penelitian di laboratorium dan pengamatan secara langsung di habitatnya, laba-laba ini menunjukkan hal yang sangat mengagumkan.
Para ilmuwan telah mencoba macam-macam kasus sederhana kepada laba-laba ini untuk mengetahui sampai sejauh mana ia dapat memecahkan masalahnya. Terbukti laba-laba ini dapat menghafal ritme yang diberikan para ilmuwan, bahkan ia dapat mengingat secara selektif target apapun yang diberikan.
2. Tikus

Jika kita menggemari film seperti Tom and Jerry, tentunya kita mengetahui kejahilan Jerry mengganggu Tom. Terlihat di film itu bahwa kucing ternyata lebih bodoh daripada tikus. Tapi itulah kenyataannya (pengalaman saya memiliki kucing). Tikus adalah salah satu makhluk pintar dan cerdik yang populer digunakan sebagai binatang uji coba laboratorium.
Tikus memiliki psikologi yang hampir mirip dengan manusia. Mereka dapat merasa stress, sedih, gembira, bahkan menyesal. Tikus juga dapat bermimpi layaknya manusia dan mempelajari hal-hal yang baru. Kecerdasannya banyak digunakan untuk mengenali berbagai jenis makanan berbahaya, penyakit, bahkan ranjau darat!
Salah satu kemampuan yang mengesankan dari tikus bagi manusia adalah memecahkan labirin dengan kecepatannya, bahkan jarang sekali ada manusia yang bisa seperti itu.
3. Burung Gagak

Kembali soal film. Jika tikus banyak digambarkan sebagai makhluk yang pintar di film, sebaliknya bagi Gagak. Hollywood sering menggambarkan gagak sebagai makhluk bodoh yang bahkan tidak tau kalau orang-orangan sawah hanyalah boneka. Tapi Hollywood sepenuhnya salah! Justru gagak adalah salah satu unggas paling cerdas yang pernah diciptakan.
Gagak hidup berkelompok dan bersifat sangat sosial terhadap sesamanya. Mereka bahkan menunjukkan hal-hal yang luar biasa pada aktivitas mereka sehari-hari. Dari pengamatan langsung di habitat gagak di daerah Palestina menunjukkan bahwa gagak mengaplikasikan berbagai alat buatan mereka sendiri sebagai alat bantu kehidupan mereka. Mereka membuat pisau dari rerumputan keras untuk memetik buah, menggunakan remah-remah roti untuk memancing ikan keluar, atau menunggu mobil-mobil yang lewat untuk kemudian mencuri makanan yang ditaruh di atap mobil.
Pada sebuah kisah tentang Habil dan Qabil (anak-anak Nabi Adam), Allah memerintahkan kepada Qabil untuk memakamkan saudaranya seperti gagak memakamkan sesamanya.
4. Anjing Border Collie

Border Collie adalah salah satu jenis anjing yang berasal dari Skotlandia, dan disebut-sebut sebagai anjing terpintar di dunia. Di tempat asalnya, anjing ini digunakan manusia untuk menggembalakan ternak.
Border Collie dapat memecahkan masalah-masalah rumit yang ia temui saat menggembalakan ternak. Menggembalakan ternak adalah hal yang sulit bagi manusia yang tidak terbiasa, namun Border Collie dapat mempelajarinya dengan cepat.
Anjing ini juga sering dipakai dalam pelacakan dan bantuan untuk SAR pada bencana alam yang sulit untuk dilacak dengan teknologi. Penciuman dan intuisinya yang luar biasa lah yang membuat anjing ini menjadi berguna bagi manusia.
5. Gurita

Semua jenis cumi atau makhluk bertentakel diketahui memiliki kemampuan dalam memecahkan masalah, tetapi untuk gurita adalah luar biasa! Makhluk kedalaman laut ini memiliki otak yang cukup besar dengan sensor syaraf yang memungkinkan bagi mereka untuk berpikir secara cepat.
Dari berbagai percobaan yang diberikan ilmuwan, misalnya menaruh kepiting di dalam toples, gurita dapat membuka dan menangkapnya. Terkadang bahkan mereka dapat ditemukan di dalam lambung kapal sedang menangkap kepiting.
Gurita terbesar yang pernah ditemukan seberat 273 kilogram dan dengan rentang tubuh mencapai 30 meter!
6. Kakatua Abu-Abu Afrika
Pertama kali menonton video tentang Einstein sang kakatua abu-abu yang cerdas di Animal Planet, saya sangat terkesan. Betapa tidak, jika kakatua yang biasa kita tau hanya dapat menirukan perkataan manusia, kakatua yang satu ini bahkan dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang di ajukan. Tentunya hal itu perlu latihan terlebih dahulu.


Para ilmuwan yang meneliti mereka mengatakan bahwa kakatua jenis ini adalah kakatua terpintar di dunia, atau mungkin tidak berlebihan apabila disebut burung paling cerdas di dunia.
Kakatua ini dapat mengenali puluhan pertanyaan yang berisi kata-kata dari yang sederhana hingga yang hampir rumit, mengenali belasan jenis warna, macam-macam bentuk, dan nilai-nilai numerik yang disajikan. Para ilmuwan yakin burung ini dapat dikembangkan untuk penelitian yang lebih mengagumkan lagi.
7. Gajah

Dari semua jenis gajah yang ada di seluruh dunia ini, baik itu gajah pigmi maupun gajah raksasa, diyakini memiliki kepintaran yang sama. Gajah memiliki berbagai macam indera yang tajam, terutama pendengaran dan memorinya. Otak gajah merupakan otak terbesar dari semua makhluk darat yang hidup saat ini.
Kemampuan memori gajah dapat dibuktikan dari bagaimana mereka mengingat rute dan jarak tempuh perjalanan mereka, mengingat anggota satu koloni, dan kemampuan mereka membedakan panggilan untuk masing-masing gajah lainnya. Gajah bahkan dapat memanggil gajah lainnya dalam jarak berkilo-kilo meter dengan suara teriakan, suara terompet, atau dengan panggilan melalui tanah.
Gajah pun memiliki psikologi yang hampir mirip dengan manusia, mereka dapat tertawa, menangis, dan marah. Tidak heran gajah banyak dijadikan lambang kebijaksanaan oleh beberapa budaya tua di dunia. Di Sekolah Gajah di Lampung, gajah dilatih untuk dapat mengenali berbagai bentuk, melakukan atraksi, dan bahkan melukis gajah lainnya!
8. Monyet Rhesus

Terkadang kita menganggap semua jenis monyet itu sama-sama pintar, hal itu disebabkan karena mereka mudah untuk dilatih. Tetapi para ilmuwan berpendapat lain. Monyet Rhesus adalah monyet yang dianggap paling cerdas di dunia. Habitat monyet ini banyak terdapat di Asia daratan, terutama di Afghanistan, China, dan India.
Monyet Rhesus banyak digunakan oleh para ilmuwan untuk membantu berbagai penelitian. Diantara berbagai penelitian yang menggunakan monyet ini salah satunya adalah misi pengiriman monyet ke luar angkasa. Oh iya, kita harus bisa membedakan antara monyet dan primata lainnya, karena mereka semua berbeda.
Selain memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi, Monyet Rhesus ini juga memiliki kecenderungan psikologis yang mirip dengan manusia, bahkan mereka dapat bunuh diri jika putus asa!
9. Lumba-Lumba Hidung Botol

Keluarga mamalia laut memang terkenal memiliki kecerdasan yang luar biasa. Mereka mudah dijinakkan dan dilatih oleh manusia. Di antara banyak mamalia laut yang cerdas tersebut, lumba-lumba hidung botol adalah yang paling cerdas.
Otak lumba-lumba jenis ini lebih besar daripada otak lumba-lumba lainnya. Selain itu mereka memiliki koteks serebral 40% lebih besar daripada manusia. Korteks serebral adalah wilayah otak yang berfungsi untuk komunikasi sosial, informasi pengolahan abstrak, pemecahan masalah, dan kecerdasan dalam menerima hal-hal yang baru.
Lumba-lumba menggunakan sonar bunyi yang disebut echolocation untuk mendeteksi mangsa, peringatan bahaya, serta mencari koloninya. Kemampuan inilah yang digunakan oleh Angkatan Laut Amerika (US Navy) dalam berbagai misi penelitian maupun pembersihan ranjau laut.
Oh iya, saat saya mencari tau tentang lumba-lumba ini, saya menemukan sebuah berita tentang seekor lumba-lumba hidung botol yang menyelamatkan paus kecil di perairan Selandia Baru. Sungguh binatang yang suka menolong.
10. Simpanse

Binatang ini sangat populer di Hollywood sebagai “Binatang Film” paling laris selain anjing. Simpanse adalah binatang primata tercerdas di dunia, dan para ilmuwan juga mengakui bahwa mereka adalah binatang paling cerdas di dunia saat ini.
Primata ini berasal dari hutan tropis di Afrika. Mereka hidup berkelompok, bersosialisasi dengan sesama, bahkan berorganisasi. Mereka adalah makhluk yang menunjukkan aktivitas menyerupai manusia purba. Mereka dapat membuat tombak untuk berburu kelinci dalam lubang, memetik buah dengan galah, memecahkan kacang dengan batu, bahkan memancing ikan dengan cabang pohon!
Seorang profesor dari Primate Research Institute of Kyoto University bernama Tetsuro Matsuzawa, mendedikasikan hidupnya untuk meneliti simpanse ini. Beliau mengatakan bahwa simpanse bahkan dapat mengalahkan para sarjana matematika Jepang pada saat tes memori angka 1-9. Tentunya tes memori yang dimaksud dibuat serumit mungkin dan dengan kecepatan tinggi.
Nggak percaya? Berikut videonya :











Tiga Pemain Depan Berebut Jadi Starter

Tiga pemain depan Timnas berebut menjadi starter yang akan ditandemkan dengan Christian Gonzales pada partai final pertama Piala AFF 2010 di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur Malaysia, Minggu (26/12).

Pemain yang bersaing untuk merebut hati pelatih Alfred Riedl itu adalah Bambang Pamungkas, Yongky Aribowo dan Irfan Bachdim.
"Saat ini saya terus memantau perkembangan pemain itu. Siapa yang siap maka dia yang akan diturunkan," kata pelatih timnas Alfred Riedl usai latihan di Lapangan PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa.
Persaingan menjadi starter untuk mengisi posisi pemain depan cukup ketat. Irfan Bachdim yang selama ini menjadi tandem Christian Gonzales mulai tergeser oleh pemain muda lainnya yaitu Yongky Aribowo.
Tergesernya pemain keturunan Belanda bukan tanpa alasan, pada semifinal terakhir melawan Filipina kondisi Irfan belum 100 persen fit akibat cedera yang dialami pada semifinal pertama.
Selama menjadi starter, pemain yang saat ini memperkuat klub Arema Indonesia telah menunjukkan kemampuaannya. Hanya saja selama 90 menit belum mampu mencetak gol ke gawang lawan.
"Untuk menentukan siapa yang menjadi starter akan kami putuskan menjelang pertandingan," kata pelatih asal Austria itu.
Ditanya kondisi pemain secara keseluruhan pihaknya tidak mempermasalahkan. Hanya saja ada beberapa pemain yang masih dalam penyembuhan diantaranya Firman Utina dan Oktovianus Maniani.
Indonesia lolos ke final Piala AFF 2010 setelah mengalahkan Filipina dengan agregat 2-0. Di final Firman Utina dan kawan-kawan akan menghadapi Malaysia sebanyak dua kali pertandingan. Pertandingan final pertama digelar di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Minggu (26/12) dan pertandingan final kedua di Gelora Bung Karno Jakarta, Rabu (29/12)

Senin, 20 Desember 2010

Skuad Garuda Tak Gentar Teror Malaysia

Liputan6.com, Jakarta: Timnas Indonesia memastikan satu tempat di partai puncak Piala AFF 2010. Kemenangan 1-0 dari Filipina pada leg kedua semifinal, Ahad (19/12) malam, membuat Indonesia unggul agregat 2-0. Inilah final keempat kalinya bagi Indonesia setelah pada 2000, 2002, dan 2004 kandas.
Fokus tim asuhan pelatih Alfred Riedl kini beralih ke partai final, dimana sudah menunggu Malaysia. Tim Negeri Jiran ini secara meyakinkan bangkit setelah dikalahkan timnas 5-1 pada laga perdana fase penyisihan grup.
Indonesia bertindak selaku tim tamu untuk leg pertama yang dijadwalkan Ahad (26/12). Melihat dukungan publik Malaysia pada leg semifinal pertama saat menjamu Vietnam, Firman Utina harus siap mental. Suporter Malaysia tidak kalah galak dengan suporter Tanah Air. Meski demikian Firman mengaku, dia dan kawan-kawannya tak akan gentar.
Menurutnya, teror penonton merupakan hal yang lumrah. Lalu, Tenang saja, kami sudah biasa. Lagi pula suporter kita lebih galak kok, kata jenderal lapangan tengah yang pada 15 Desember lalu genap berusia 28 tahun tersebut.
Leg pertama dihelat di Stadion Nasional, Bukit Jalil, Kuala Lumpur. Stadion berkapasitas 87.000 tempat duduk ini perjuangan skuad Garuda untuk menorehkan sejarah baru, menjadi yang terbaik di Asia Tenggara, akan dimulai. Tiga hari kemudian atau pada Rabu (29/12) partai penentuan diboyong ke Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Gol Dahsyat Gonzales, Tiket ke Final

Cukup dengan hasil seri saat laga kedua melawan Filipina di semi final, Indonesia sebenarnya sudah bisa melaju ke final AFF Suzuki Cup 2010. Tapi, Timnas Indonesia membuktikan mereka bisa menang lagi atas The Azkals. Christian Gonzales menyarangkan gol tunggal, yang juga adalah gol ketiganya di gelaran turnamen.
Indonesia melaju ke final untuk keempat kalinya. Pada Minggu (26/12), Timnas Indonesia akan bertamu ke laga pertama final di Malaysia. Pada Rabu (29/12), laga kedua digelar di rumah kita. Akankah Indonesia menjadi juara untuk pertama kalinya? Kita berdoa.
Sementara itu, mari simak rangkuman laga melawan Filipina, Minggu (19/12) malam.

Sabtu, 18 Desember 2010

Dari Gol Gonzales hingga Kecupan Nurdin Halid

Neil Etheridge, kiper timnas Filipina, adalah penjaga gawang dengan penampilan solid sepanjang turnamen AFF Suzuki Cup 2010. Tapi, disaksikan lebih 80 ribu penonton di Gelora Bung Karno yang memerahkan stadion, Neil rontok juga.
Di menit ke 31 laga pertama semi final turnamen, Neil dan Ray Jonsson, pemain tengah Filipina, tak berkoordinasi baik ketika umpan panjang Firman Utina datang. Keduanya nyaris bertubrukan merebut bola. Cristian Gonzales menanduk bola itu, dan menyarangkan gol ke gawang Neil, yang terlanjur terlalu maju. Stadion pun meledak oleh sorak-sorai.
Timnas Indonesia, di laga kedua semi final, mesti berhati-hati dengan The Azkals yang jelas sudah lebih baik daripada tahun 2002, di mana mereka dipermalukan 13-1 oleh Indonesia.
Tim Garuda, hari Minggu ini, harus menaklukkan niat Filipina untuk menang dengan selisih dua gol. Tim asuhan Alfred Reidl cukup menahan The Azkals seri untuk melaju ke final. Bila, amit-amit, Filipina menang dengan selisih satu gol, maka akan digelar adu penalti untuk menentukan siapa bertemu Malaysia atau Vietnam di final nanti.
Kamis (16/12) malam, Gelora Bung Karno yang merah pun makin meriah. Indonesia gembira. Ketua PSSI Nurdin Halid, yang harus menahan kuping mendengar koor "Nurdin turun!" di stadion, pun segera menyambar tangan Presiden Yudhoyono ketika laga usai. Membungkuk, Nurdin mencium tangan presiden
Simak rangkuman pertandingan hingga aksi Nurdin itu:

Entri Lain

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Menu

free counters Protected by Copyscape Duplicate Content Finder blog-indonesia.com
widgets

Followers